JATIMPOS.CO/KOTA BLITAR - HUT Kota Blitar Ke-113 dengan tema "Harmoni Dalam Kebhinekaan Wujudkan Kota Blitar Ramah Investasi" bertujuan melestarikan budaya zaman dulu. Hal tersebut menggambarkan kehidupan penuh semangat dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Blitar.



Plt Wali Kota Blitar Drs Santoso, M.Pd mengatakan, sesuai dengan bidang tugas dan perannya masing-masing kita wujudkan Kota Blitar sebagai kota yang ramah investasi dan kreatif.

Hari jadi Kota Blitar di tahun 2019 ini menampilkan hasil kerja nyata.  Meski Kota Blitar tergolong kota kecil, namun  mengalami banyak kemajuan. "Ia berkembang secara positif dan produktif. Kota Blitar telah menghasilkan tokoh besar pewaris api semangat ajaran Bung Karno," kata Santoso.

Semangat nasionalisme dan ekonomi kreatif itu tercermin kuat  saat digelarnya HUT ke 113 Kota Blitar.

Senentara itu, Ketua Panitia Hari Jadi Kota Blitar Drs Tri Iman Prasetyono, M.Si mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkokoh semangat juang itu.

Ia juga berharap agar seluruh komponen masyarakat maupun unsur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk ikut serta memeriahkan hari jadi Kota Blitar ke-113 ini.

Tri mengingatkan, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah atau disingkat Jas Merah. Hal itu untuk menilai nasionalisme, patriotisme serta meneladani semangat perjuangan para pahlawan dan semangat gotong royong dan sekaligus memantapkan ekonomi kreatif.

Iapun berpesan, dalam suasana Pilpres dan Pileg saat ini, ia mengatakan, siapapun nanti pemimpinnya agar tidak melupakan sejarah. Ia mengajak masyarakat untuk selalu mengingat para pejuang.

Dalam peringatan hari jadi Kota Blitar ini, untuk mengenang jasa para pahlawan, diselenggarakan pawai budaya dengan mengunakan busana zaman dulu. (sk)