JATIMPOS.CO/TUBAN  - Seorang siswi kelas dua Sekolah Dasar di Tuban, Jawa Timur mengaku  dicabuli dua pelaku yang masih teman sekelasnya. Kedua orang tua korban akhirnya melaporkan kejadian tragis tersebut ke Mapolres Tuban, Rabu (10/8/2016).



Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, dan akan memeriksa kedua pelaku  yang masih di bawah umur tersebut.

Dengan langkah berat korban sebut saja Mawar (8) memasuki halaman Mapolres Tuban guna melaporkan tindakan pencabulan yang menimpanya. Mawar didampingi kedua orang tua dan anggota keluarganya yang lain. Ia kemudian diperiksa di ruang penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Satreskim Polres Tuban.

Mawar adalah korban pencabulan yang masih berstatus kelas dua salah satu SD yang berada di wilayah Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Pelakunya diduga teman sekelasnya. Kejadiannya sendiri diduga dilakukan di dalam kelas saat jam pelajaran di sekolah.

Kepada petugas penyidik Mawar mengaku bahwa kedua pelaku yang mencabulinya adalah temanya. Kedua pelaku mencabuli korban dengan cara meremas remas bagian payudaranya dan juga meraba raba bagian kemaluan korban.

Sepulang sekolah, korban yang masih di bawah umur ini menceritakan kejadian yang menimpanya kepada kedua orang tuanya. Orang tua korban tentu saja kaget. Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolres Tuban. Sayangnya kedua orang tua korban keberatan saat dimintai keterangan awak media terkait kasus yang menimpa putrinya itu.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharta mengatakan,  laporan kejadian itu sudah diterima pihaknya. Saat ini pihaknya masih akan melakukan penyelidikan dan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memeriksa kedua pelaku, meski kedua pelaku adalah teman sekelas korban yang juga masih di bawah umur.

Namun untuk hukuman  pihaknya masih akan mengkaji dan mempertimbangkan lebih dulu, terkait hukuman atau pasal yang akan diterapkan kepada kedua pelaku, mengingat kedua pelaku masih anak-anak dan di bawah umur. (ap)