JATIMPOS.CO/JOMBANG - Polres Jombang menggelar razia terhadap sejumlah orang yang melakukan jasa penukaran uang baru untuk hari raya Idul Fitri, Jumat (17/6/2016). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi peredaran uang palsu (upal).



Sebagaimana diketahui, Polres Jombang belum lama ini berhasil mengungkap peredaran upal dan meringkus dua pelakunya beserta barang bukti upal senilai Rp 108 juta.

Razia terhadap jasa penukaran uang itu dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto dengan didampingi beberapa pejabat utama Polres Jombang beserta sejumlah anggota Satuan Sabhara dan Satuan Intel. Dalam razia ini, Polres Jombang menggandeng beberapa karyawan dari salah satu bank, yakni BRI cabang Jombang untuk memastikan keaslian uang baru yang dijajakan orang penyedia jasa penukaran uang baru.

“Kami juga mengajak pihak bank untuk lakukan pemeriksaan dan meneliti keaslian uang baru yang dijajakan para penyedia jasa penukaran uang baru,” ujar Kapolres.

Untuk razia tersebut, Kapolres beserta anggotanya lakukan pemeriksaan terhadap para penyedia jasa penukaran uang yang sangat marak berada di sepanjang jalur utama dalam kota, yakni Jl KH Wahid Hasyim dan Jl A Yani Jombang.

Dalam razia tersebut, tak hanya sekedar lakukan pemeriksaan, petugas juga menghimbau para penyedia jasa penukaran uang baru agar tak berlaku curang dengan menyelipkan upal. Jika nekad melakukannya, pasti akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami sekaligus mengantisipasi adanya peredaran upal jelang hari raya Idul Fitri, termasuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang memang membutuhkan jasa penukaran uang baru,” tegas Kapolres. (hms/her)